Selasa, 05 Oktober 2021

Tugas RPL pertemuan 4

 

Nama : Fajri Nuriman

Kelas : 12.7B.07

Nim : 12210478

 

 KONSEP PERANCANGAN

Pada dasarnya konsep perancangan memberikan kerangka kerja atau pedoman untuk mendapatkan perangkat lunak yang bisa berjalan dengan baik. Ada beberapa konsep perancangan yang dikemukakan oleh Pressman  dan perlu dipahami oleh seorang desainer agar mendapatkan perancangan yang berkualitas tinggi yaitu.

1.       Abstraksi

Abstraksi merupakan cara untuk mengatur kompleksitas system dengan menekankan karakteristik yang penting dan menymbunyikan detai dari implementasi. Tiga mekanisme dasar dari abstraksi yaiutu :

a.       Abstraksi procedural, urutan instruksi yang mempunyai sebuah nama yang menggambarkan fungsi tertentu

b.       Abstraksi Data, kumpulan data yang mempunyai nama yang menggambarkan objek data.

c.       Abstraksi control, mengimplementasikan sebuah mekanisme control dari program.

2.       Dekomposisi

Dekomposisi merupakan mekanisme untuk merepresentasikan detai-detail dari fungsionlaitas. Dengan adanya dekomposisi membantu para desainer mengungkapkan detail tinggat rendah Ketika perancangan sedang berjalan. Jadi dekomposisi membagi perancangan secara top-down/menyaring tingkat detail dari procedural.

3.       Modularitas

Mekanisme membagi perangkat lunak ke dalam elemen-elemen kecil dan dapat dipanggil secara terpisah, biasanya elemen ini sering di sebut dengan modul.

Modularitas merupakan karakteristik penting dalam perancangan yang baik karena

a.       Menyediakan pemisahaan fungsionalitas yang ada pada perangkat lunak.

b.       Memungkinkan pengembangan mengurangi kompleksitas dari system.

c.       Meningkatkan skalabilitas, sehingga perangkat lunak dapat dikembangkan oleh banyak personal.

Modularitas perangkat lunak ditentukan oleh coupling dan cohesion :

a.       Coupling : Derajat ketergantungan antar modul yang berinteraksi

b.       Cohesion : derajat kekuatan fungsional dalam suatu modul

Modul yang baik harus mempunyai chesion yang tinggi dan coupling yang rendah.

Faktor-faktor yang mempengaruhi cpupling :

a.       Banyaknya data yang dilewatkan antar modul (Passing parameter)

b.       Banyaknya control data yang digunakan Bersama oleh beberapa modul.

4.       Arsitektur Perangkat Lunak

Arsitektur perangkat lunak merupakan struktur hirarki dari komponen program (modul), cara bagaimana komponen tersebut berinteraksi dan struktur data yang digunakan oleh komponen.

5.       Hirarki Kontrol

Hirarti control disebut juga dengan struktur proram, yang merepresentasikan organisasi (hirarki) komponen program (modul) serta mengimplementasikan suatu hirarki control. Hirarki kontorl tidak mengimplementasikan aspek procedural dari perangkat lunak, seperti urutan proses, kejadian/ urutan keputusan, atau pengulangan operasi. Hirarki kontol juga merepresentasikan dua karakteristik yang berbeda dari asritektur perangkat lunak yaitu visibilitas dan konektifitas. Visibilitas menunjukan serangkaian komponen program yang dapat diminta dan dipakai sebagai data oleh komponen yang diberikan dan dilakukan secra tidak langsung. Sedangkan konektifitas mengindikasikan serangkaian komponen program yang diminta secara tidak langsung atau digunakan data oleh sebuah modul yang di terapkan.

6.       Partisi structural

Struktur program harus di partisi secara horizontal maupun structural. Partisi ini membagi cabang-cabang yang terpisah dari hirarki modul unutk menjadi sebuah fungsi program. Ada beberapa keuntungan yang didapat mempartisi arsitektur secara horizontal. Yaitu.

a.       Menghasilkan perangkat lunak yang mudah di uji.

b.       Menghasilkan penyebaran efek samping yang sedikit

c.       Manghasilkan perangkat lunak yang lebih mudah di peluas

d.       Menghasilkan perangkat lunak yang lebih mudah di pelihara.

Selain struktur program bisa di partisi secara horizontal bisa juga dipartisi secara vertical, dimana control dan kerja dari arsitektur program didistribusikan secara top-down.

7.       Struktur data

Struktur data merepresentasikan hubungan logis antara elemen-elemen data. Selain itu struktur data juga menentukan organisasi, metode akses, tingkat assosiativitas dan alternatif pemrosessan untuk informasi.

8.       Prosesur perangkat lunak

Prosedur perangkat lunak lebih berfokus pada detail-detail pemrosesan dari masing-masing modul. Prosedur harus memberikan spesifikasi yang teliti terhadap pemprosesan, mencakup event, keputusan, operasi, dan struktur data.

9.       Penyembunyian informasi

Sebuah mekanisme perancangan modul sehingga informasi yang terkandung dalam modul tidak dapat di akses oleh modul lain yang tidak berkepentingan dengan informasi tersebut. Informasi yang disembunyikan terdiri dari.

a.       Representasi data

b.       Algoritma seperti Teknik pengurutan dan pencarian

c.       Format masukan dan keluaran

d.       Perbedaan mekanisme/kebujakan

e.       Antarmuka modul tingkat rendah

Ada beberapa alasan kenapa konsep perancangan ini perlu di pahami oleh desainer yaitu

1.       Mengatur system perangkat lunak yang kompleks.

2.       Meningkatkan kualitas factor dari perangkat lunak.

3.       Memudahkan penggunaan Kembali sismantik system atau perangkat lunak.

4.       Memecahkan permasalahan-permasalahan perancangan yang ada pada umumnya.

SUMBER : Ebook Rekayasa perangkat Lunak Politeknik Telkom Bandung, 2009

 

Rabu, 22 September 2021

Tugas RPL Pertemuan Ke 2

 

TUGAS RPL PERTEMUAN KE 2

Nama : Fajri Nuriman

Kelas : 12.7B.07

NIM : 12210478

 

SISTEM RAWAT INAP RUMAH SAKIT BERBASIS  WEB

 

1.       Requirements Analysis and Definition

System ini di rancang bertujuan untuk memastikan pasien rumah sakit membutuhkan atau tidak membutuhkannya rawat inap berdasarkan dari klasifikasi penyakit dan tingkat darurat dari suatu penyakit yang di derita oleh pasien.

 

System ini membutuhkan data rekam medis dari pasien mulai dari kapan pasien menderita penyakit dan riwayat penyakit pasien.

 

System ini membutuhkan adanya server pada rumah sakit yang bertujuan sebagai pusat dan penyimpanan database rekam medis para pasien

 

System ini membutuhkan adanya jaringan local area network yang terhubung pada bagian registrasi pasien. Petugas rekan medis. Dan petugas rawat inap

 

System ini hanya berjalan pada jaringan local area network pada rumah sakit atau intranet yang mencegah dari tidak pencurian data rekam medis terhadap pasien apabila system ini di rancang menggunakan web online atau internet.

 

Didalam perangcangan system berbasis web ini admin dan user

 

·         Admin dapat melakukan registrasi terhadap para staff (User) Rumah Sakit sesuai dengan bagian atau divisi. Bagian pendaftaran (User1), Bagian Rekam Medis (User2), bagian para dokter(user3), bagian rawat inap (user4)

·         Admin dapat menghapus data para Staff(User) Rumah sakit yang sudah teregistrasi pada system.

·         User1 dapat melakukan Registrasi biodata dan jenis pelayanan apa yang akan digunakan  pada pasien pasien yang akan berobat ke rumah sakit seperti menggunakan Asuransi kesehatan atau melalui pembiayaan mandiri.

·         User2 dapat melakukan input hasil dari rekam medis pasien

·         User3 dapat membuka hasil dari input rekam medis dan dapat melakukan validasi sebagai tanda pasien harus di lakukan tindakan rawat inap atau tidak

·         User4 akan mendapatkan hasil data rekam medis pasien yang tervalidasi dari dokter untuk di lakukan tindakan rawat inap terhadap pasien sesuai dengan pelayanan yang di pilih oleh pasien.

·         User4 dapat melakukan input data ruangan yang sudah terisi maupun yang belum terisi

·         User4 dapat melakukan rubah status pada ruangan apabila pasien sudah dinyatakan sembuh dan di perbolehkan untuk pulang

 

2.       System and Software Desain

Desain proses akan menjelaskan gambaran system dan arus data yang di gunakan.

 

3.       Implementation And Unit testing

Pengimplementasian pembuatan system ini membutuhkan spesifikasi perangkat keras, perangkat lunak dan operator(user. Adapun perangkat yang digunakan dalam pembangunan dan pengimplementasian perangkat lunak ini adalah sebagai berikut :

 

Pengelolaan perangkat lunak ini di bangun untuk di implementasikan pada computer personal yang menggunakan system operasi windows berbasis web.

Pembangunan aplikasi ini menggunakan perangkat keras minimal mempunyai spesifikasi sebagai berikut

 

·         Personal computer

·         Perangkat masukan yaitu keyboard, mouse

·         Perangkat keluaran yaitu monitor dengan resolusi minimal 800 X 600 16 bit, printer dan media pentimpanan sekunder berupa hardisk yang ruang tersisanya 5 GigaByte

·         System operasi

Pengimplementasian aplikasi pengelolahan perangkat lunak ini menggunakan perangkat keras dengan spesifikasi sebagai berikut :

a.       Computer yang memiliki fungsi utama Core i3 dengan kapasitas memory utama 2 GB

b.      Perangkat masukan yang dipakai yaitu keyboard dan mouse

c.       Perangkat keluaran monitor

d.      System operasi windows 7

Pengembangan dan pengimplementasian perangkat lunak ini membutuhkan suatu perangkat lunak sebagai berikut :

1.       HTML digunakan sebagai implementasi antar muka antara pengguna dengan database

2.       MySQL, sebagai server basis data yang digunakan untuk menyimpan data.

3.       PHP, bahasa scripting pengontrol logika aplikasi eb

4.       AJAX, ASyncronus javascrip Xml untuk pengirim data melalui backend sehingga tidak memerlukan refresh page.

5.       Jquery, untuk membuat animasi antarmuka dan antarmuka fungsional

6.       Framework code igniter, digunakan untuk memudahkan kerangkat kerja dalam pembuatan coding

7.       SQL, meurpakan bahasa scripting basis data,

 

 

4.       Integration And system testing

 

Setelah kode di implementasikan, metode black box testing dilakukan untuk mengevaluasi program, tujuan dilakukan blackbox testing adalah untuk mendeteksi adanya kesalahan atau kegagalan pada system informasi.

 

5.       Operation and Maintenance

Pemeliharaan system akan terus dilakukan dengan korektif terhadap kesalahan yang mungkin terjadi. System informasi ini juga dapat dikembangkan lebih jauh lagi agar dapat menghasilkan informasi informasi sehingga aplikasi ini layak di sebut system informasi ditinjau dari segi fungsionalitas keluaran dan keamanannya,

System informasi ini dapat dikembangkan menjadi system yang lebih besar diintegrasikan dengan modul-modu yang lain.

 


LINK : https://drive.google.com/file/d/1g8KTc2XNSlxBGjt5kctumQyukvAZeDBo/view?usp=sharing

 

 

Selasa, 14 September 2021

Tugas RPL Pertemuan 1

           Nama : Fajri Nuriman

          NIM : 12210478

          Kelas : 12.7B.07

          Kampus : Damai

 

Pertanyaan Pertemuan Pertama

1.         Sebutkan Contoh-Contoh aplikasi (minimal 3) yang termasuk kedalam setiap                        "kategori perangkat Lunak" pada slide

2.        Sebutkan contoh-contoh aplikasi (minimal 3) yang termasuk kedalam setiap "                       jenis  Perangkat lunak aplikasi pada slide

3.        Sebutkan Tugas/fungsi secara detail stakeholder dalam RPL pada slide

4.       Jelaskan 4 kegiatan proses PL pada slide

5.       Sebutkan mitos-mitos lain (minimal 3) dalam PL selain mitos-mitos yang ada di slide

 

 

                                                                             Jawaban

1.             - System Software  (Windows,Linux dan Android)

     - Application Software (MS.office,Adobe Photoshop dan Corel Draw)

           - Web/mobile Application (Facebook,Whatsapp Web dan Telegram Web)

 

2.            - Stand-Alone Application (Ms.office, AutoCAD dan Adobe Photoshop)

      - Interactive Transaction-base Application (E-Catalog,Tokopedia dan Bukalapak)

- Entertaiment Systems (Winamp, Windows Music Player dan VLC)

 

3.               -Users adalah orang menggunakan aplikasi tersebut sesuai

           - Costumer (Client) adalah orang yang membeli atau memesan Perangkat Lunak

- Software Developer adalah orang yang mengembangkan dan memelihara PL

          - Development Manager adalah orang yang menjalankan organisasi yang                                 mengembangkan perangkat lunak dan biasanya memiliki latar belakang                                 pendidikan dalam administrasi Bisnis

4.           - Spesifikasi Perangkat Lunak menggambarakan kebutuhan atau persyaratan apa saja                yang di perlukan oleh perangkat lunak

         - Pengembangan Perangkat lunak merupakan kegiatan pengembangan suatu perangkat             lunak yang bertujuan mengembangkan sistem dan memberikan panduan yang                        bertujuan untuk mensukseskan proyek pengembangan sistem.

         - Software validasi adalah aktifitas yang memastikan bahwa sistem telah                            mengimplementasikan fungsi yang sesuai dengan spesifikasi melibatkan cheking,             review proces dan uji coba sistem.

        - Software Evolusi adalah melakukan aktifitas perawatan perangkat lunak                                 memodifikasi dari perangkat lunak yang sudah jadi dan telah di kirimkan                             untuk memperbaiki  kesalah kesalah atau Bug untuk meningkatkan performasi atau              hal lain yang berkaitan dengan perangkat lunak.

5.           - Mitos : Jika sebuah perusahaan memutuskan untuk melakukan outsourcing suatu                  proyek software, perusahaan tidak perlu melakukan apapun dan cukup membiarkan             perusahaan outsource untuk melakukan keseluruhan proyek.

         - Mitos : kebutuhan software berubah secara terus-menerus, tetapi perubahan                            tersebut dapat dengan mudah diatasi, karena software itu fleksibel.

         - Mitos : ketika program ditulis dan dapat dijalankan, pekerjaan kita selesai.

 


LINK TUGAS RPL PERTEMUAN 1

https://drive.google.com/file/d/1LelxxEYMUqeffWcpWJAynXjdCaZKzk1M/view?usp=sharing                                                      

Tugas RPL pertemuan 4

  Nama : Fajri Nuriman Kelas : 12.7B.07 Nim : 12210478     KONSEP PERANCANGAN Pada dasarnya konsep perancangan memberikan kerangka...